Kaligondang – Kontingen Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kaligondang menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Sekolah Dasar (SD) XXVII Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2026. Sejumlah peserta didik dari sekolah negeri maupun swasta di Kecamatan Kaligondang berhasil meraih juara pada berbagai cabang lomba.
Berdasarkan hasil yang dihimpun, kontingen Kaligondang berhasil membawa pulang enam penghargaan, mulai dari juara kedua, juara ketiga, hingga juara harapan. Capaian ini menjadi bukti semangat peserta didik dalam mengembangkan kemampuan di bidang Pendidikan Agama Islam, baca tulis Al-Qur’an, seni Islami, serta kreativitas.
Lomba MAPSI SD XXVII Tingkat Kabupaten Purbalingga diselenggarakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di SMP Negeri 1 Padamara. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 568 peserta yang merupakan perwakilan dari 18 kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Ajang ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter religius melalui kompetisi yang sehat dan sportif.
Enam Prestasi Kontingen Kaligondang
Sejumlah peserta didik yang mewakili Kecamatan Kaligondang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam cabang lomba yang diikuti.
Berikut daftar prestasi yang berhasil diraih kontingen Korwilcam Dindikbud Kaligondang:
Juara 2 Hifdzil Qur’an Putri: Farah Nur Fitriyah dari SD Negeri 2 Selakambang.
Juara Harapan 3 PAI BTQ Putri: Shafaq Nurilfebiola dari SD Negeri 2 Selanegara.
Juara 3 Cerita Islami Putra: Dyego Aliandro T. E. dari SD Negeri 1 Brecek.
Juara Harapan 1 Khitobah Putra: Mahran Ibrahim Ahmas dari SD Negeri 1 Slinga.
Juara 3 LKTI Putra: Arief Febrianto dari SD Negeri 1 Arenan.
Juara 3 Kaligrafi Putri: Shahia Inara dari SDIT Lentera Hati Kaligondang.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa potensi peserta didik Kaligondang berkembang dalam berbagai bidang. Mulai dari kemampuan menghafal Al-Qur’an, membaca dan menulis Al-Qur’an, menyampaikan pesan keislaman melalui khitobah, hingga mengembangkan kreativitas melalui cerita Islami, karya tulis ilmiah, dan seni kaligrafi.
Keberhasilan peserta didik dari sekolah negeri dan swasta juga mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang memberikan ruang bagi setiap anak untuk tumbuh dan berprestasi.
MAPSI Menjadi Wadah Pengembangan Bakat dan Karakter
MAPSI merupakan kegiatan yang menggabungkan penguasaan materi Pendidikan Agama Islam dengan pengembangan seni Islami. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga berkesempatan mengembangkan keberanian, kedisiplinan, kreativitas, ketekunan, serta kemampuan mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, peserta dituntut mempersiapkan diri sesuai karakteristik masing-masing cabang lomba. Cabang Hifdzil Qur’an menguji kemampuan hafalan dan ketepatan bacaan, sedangkan PAI BTQ menekankan penguasaan pengetahuan agama serta kemampuan baca tulis Al-Qur’an.
Sementara itu, cabang Cerita Islami dan Khitobah memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan melalui kemampuan bertutur dan berbicara di depan umum. Cabang LKTI menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan menulis, sedangkan kaligrafi mengasah kreativitas serta keterampilan seni Islami.
Beragamnya cabang lomba tersebut menjadikan MAPSI sebagai salah satu sarana pembinaan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Apresiasi bagi Siswa, Guru Pembimbing, dan Sekolah
Capaian enam penghargaan ini patut menjadi kebanggaan keluarga besar pendidikan Kecamatan Kaligondang. Di balik prestasi para peserta, terdapat proses latihan, pendampingan guru, dukungan sekolah, serta keterlibatan berbagai pihak yang membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi perlombaan.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan berani mengikuti berbagai kegiatan positif di bidang akademik maupun nonakademik.
Prestasi dalam MAPSI juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi turut berperan dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta mengembangkan bakat dan minat peserta didik.
Terus Tingkatkan Pembinaan Prestasi
Korwilcam Dindikbud Kaligondang diharapkan dapat terus mendorong pembinaan peserta didik melalui kerja sama antara sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru pembimbing, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
Evaluasi terhadap pelaksanaan lomba dan proses pembinaan dapat menjadi bahan untuk meningkatkan kesiapan peserta pada kegiatan berikutnya. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, potensi siswa di Kecamatan Kaligondang diharapkan semakin berkembang dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik pada tingkat kabupaten maupun jenjang kompetisi berikutnya.
Enam penghargaan dalam MAPSI SD XXVII Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2026 menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan Kaligondang. Lebih dari sekadar piala dan gelar juara, capaian ini merupakan hasil dari proses belajar, latihan, keberanian tampil, dan semangat untuk terus berkembang.
Selamat kepada seluruh peserta didik yang telah mengharumkan nama sekolah dan Kecamatan Kaligondang. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berakhlak mulia, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan.
Dokumentasi MAPSI



.jpeg)
